Puisi : Dibalik Semua Itu..

by 00.02 0 komentar

Berjalan, dan terus berjalan
Kulangkahkan kaki bak tumpuan ku hari esok
Namun mengapa, para Malaikat itu mulai jauh
Rasanya, dunia tampak semakin seram

Pintu-pintu gelapnya dunia
Satu-per-satu mulai terbuka
Di ujung sana
Kau, ya, kau
Menyendiri bak tetesan air
Hanya sebutir
Dingin, dan dingin nya terus merambat

Kau menyendiri, mengapa
Apa kau takut dengan gelap
Atau kau takut diterpa badai
Tersungkur pada wajahmu yang membuatmu hina
Merambat di atas panas yang tak kunjung padam
Engkau tersasar, wahai kau?
Engkau.. Engkau.. Engkau..

Hai keji,
Hawa Nafsu
Dibalik semua itu
Dibalik tentang kau
Ternyata, kau yang harus ku tikam lebih awal
Musuh dalam selimut
Hanya membutakan mata para mukmin
Dengan gemerlapnya dunia yang sebenarnya sampah
Sampah, sampah..
Lalu, kau masih biarkan dunia dihiasi dengan sampah
Bukan kemuliaan yang indah bagai Yakut dan Marjan

Wahai kau
Janganlah bersedih
Biarlah kau sendiri
Jangan kau biarkan Keji itu mendekatimu
Mewarnaimu, dan menghancurkan keimananmu
Biarlah para Malaikat itu menjagamu
Mendo'akan mu
Dan Menemanimu dalam Kegelapan
Kau, akan selalu bersama mereka
Selamanya...

Mereka,
Yang Wajahnya Mengingatkanku akan Surga..
Pasti.. InsyaaAllah..

Yanuar Atha Azhari
Serang, 12 November 2015


Unknown

Developer

Assalamu'alaikum.. Just an ordinary person, was a santri at Nurul Fikri Boarding School, an now as a lessoner at SMAN 1 Serang City. More information, contact !

0 komentar:

Posting Komentar