Puisi: Salam dari Sang Pemenang

by 13.46 0 komentar
Salam
Sang Pemenang

Ketika bumi tak lagi layak
Dan lautan manusia seolah buih yang mengambang
Ditengah lautan
Tak tahu arah dan tujuan
Terambang-ambang tak tahu arah dan tujuan

Ketika teralis besi kelilingi jendela cakrawala
Dinding-dinding menghalangi niat baik
Kuasai pondasi hidup dan kehidupan
Langit yang teduh berubah jadi teradu
Bintang bertaburan berubah jadi gugus
Atom
Dan Elektrokimia tak mampu mengelektolisis

Ada kalanya itu
Jalan terbentang berubah jadi jalan sempit
Dan harus ada yang membuka jalan itu
Meneduhkan langit yang teradu
Gugus atom yang terurai disatukan
Dan reaksi Hidro-Oksigen
Menjadi dihidro-oksigen



Unknown

Developer

Assalamu'alaikum.. Just an ordinary person, was a santri at Nurul Fikri Boarding School, an now as a lessoner at SMAN 1 Serang City. More information, contact !

0 komentar:

Posting Komentar